Showing posts with label renungan. Show all posts
Showing posts with label renungan. Show all posts

Saturday, April 11, 2009

Hidayah Allah SWT



Disarikan dari Kajian Ahad Subuh
Masjid Nuur Ramadhan, Pulo Asem
Oleh : Ust. Salim bin Yahya Qibas


  • Nikmat yang harus selalu diminta dan diharapkan oleh seorang hamba kepada Penciptanya adalah Hidayah. orang-orang yang mendapatkan hidayah dari Allah dijuluki "Mereka yang telah Allah Beri Nikmat".
  • Tidak ada artinya Harta, Kedudukan, keluarga dan segala isi dunia tanpa rahmat dan hidayah dari Allah Yang Maha Kuasa.
  • Hidayah yang telah diberikan akan diminta pertanggungjawaban oleh Allah SWT.
  • Allah menyuruh berulang-ulang kepada manusia untuk berharap hidayah karena Iblis selalu berusaha menyesatkan manusia dari jalan Kebenaran. (Al-Qur'an 7: 16-17)
  • Iblis akan menyesatkan manusia melalui :
    a. Hawa Nafsu melalui banyak cara diantara-nya menyamarkan hal-hal yang bersifat
    Syuhat.
    b. Syahwat : Kebutuhan akan materi (Al Qur'an 3 : 14)
  • Untuk itu Rosulullah SAW mengajarkan doa kepada ummatnya:
    1. "Ya Muqallibal Qulub, Sabbit Qalbii ala Diinik"
    2. "Ya Musyarifal Qulub, Syarif Qulubana ala Thoatik"
    3. "Allohumma Arinal Haqqon haqqo war jukna Attiba'ah, Wa arinal Batila batila war
    jukna Ijjtinabah"
  • Hidayah itu tidak ditunggu, Hidayah harus dicapai dengan cara :
    1. Dengan Ilmu (Al-Qur'an 20 : 114)
    2. Dengan Amal yang Istiqomah (Al-Qur'an 2: 2-4)
    3. Doa, Nabi mengajarkan Qunut pada setiap witir sholat malam.
Wallahu a'lam.

Wednesday, December 31, 2008

2009



Ngerasa adil ngak sich, kalo 2009 M disambut dengan segala persiapan dan
acara, sementara 1430 H koq ngak ada perasaaan apa-apa. Yang ada cuma
pertanyaan "Hari Senin kemarin Libur apa-an yaa?"

Koq ya bisa, jalan-jalan kepusat kota, tertawa dan bercanda, lihat kembang api,
tiup terompet, bakar sate dan makan-makan, kongkow-kongkow dan banyak
kegiatan lainnya tapi kita lupa Saudara kita sedang menghadapi kegelisahan,
ketakutan, kesedihan ditinggal anak, isteri, suami dan kerabat lainnya.

Ya-Allah, ya Ghofur, ampunilah hambamu ini yang terlena dengan pergantian tahun dan
lupa akan musibah dan cobaan yang menimpa saudaranya.
Berikan lah kekuatan dan bantuan kepada rakyat palestina. Serta berikanlah
petunjuk dan taufiq Mu sehingga kami dapat membantu saudara kami dengan jalan
yang Engkau ridhoi, Amin

Friday, September 26, 2008

Romadhon

“Astaghfirullah” terucap begitu saja ketika diri-ini sadar bahwa kembali gagal untuk mencoba meraih malam kemuliaan.

Apa yang salah dengan situasi ini. Alarm sudah disetting sejak awal, niat sudah ditanamkan dan pemahaman : tak kurang puluhan Ustadz dan literature sudah mengingatkan. Apalagi yang kurang Ya?

Persiapan!. Persiapan yang tidak hanya bersifat fisik dan individu saja. Yang utama adalah kekuatan niat, dukungan keluarga dan lingkungan yang mampu mendorong diri-ini untuk mendekatkan diri pada-NYA.

Ya Rohman.., Ya Rohim..

Akan pergi bulan kemuliaan, dimana terdapat diantaranya malam yang lebih baik dari seribu bulan. Belum sedikitpun kebaikan yang telah kami lakukan, masih banyak dhuafa yang belum kami perhatikan dan tak ada yatim yang telah kami berikan kasih sayang…

Ya Alloh, Ya Robbi,

Terima amal kami yang sedikit ini dan sampaikan kami menjemput dan mengisi Romadhon tahun depan dengan kualitas iman dan ketaqwaan yang jauh lebih baik, Amin

Saturday, April 14, 2007

Hidup....

Kehidupan adalah sebuah realita yang harus dihadapi. Seberapa sulit kehidupan yang kita rasakan atau betapa bahagianya kita saat ini, sesungguhnya pasti akan ada akhirnya.
Sungguh beruntung manusia yang memahami hal ini, yaitu mereka yang secara sadar mengerti berada diposisi mana dia berada. Dengan kesadarannya mereka selalu ingat bahwa roda kehidupan didunia akan selalu berputar. Terkadang diatas, dimana sering dirasakan betapa mudah dan seringnya kebahagian datang menyapa. terkadang dibawah yang selalu dibayangi oleh kesulitan dan kesusahan.

Kembali....

Manusia yang beruntung adalah manusia yang mengerti posisi-nya saat ini. Perlu kejujuran untuk mengakui ada dimana saya saat ini. Kejujuran yang tidak dibatasi oleh perasaan
tinggi hati, kejujuran yang tidak dikotori oleh pikiran duniawi dan kejujuran yang tidak dipengaruhi oleh nafsu dan dengki hati.

Semoga,
Posisi yang kita rasakan hari ini, memberi bekal untuk hari esok dan menjadi pijakan menuju jalan yang lebih baik di masa saat hidup tak akan ada akhirnya....

Wallahu a'lam