Saturday, August 24, 2013
Sunday, December 11, 2011
Twitter - Jejak yang tidak terhapus
Sekarang hampir sebagian orang memperbincangkan dan menggunakan twitter, facebook dan media social lainnya dalam kesehariannya.
Sudah menjadi fitrahnya bahwa media seperti itu memiliki 2 sisi, kebaikan dan keburukan. Yang perlu disadari adalah media2 tersebut memiliki histori yang tidak akan mudah terhapus dan akan selalu tercatat sebagai hal yang pernah ada/dilakukan.
Coba bayangkan apabila, perkataan/tulisan dan aktivitas buruk yang ter-record dalam time line kita? seperti dosa (walau kecil/ringan), hal tersebut akan tetap menjadi tinta hitam dan masa kelam yang jika dibiarkan akan menjadi besar.
Ayo teman, berhati-hati dalam menulis dan mengupdate status anda dalam media tersebut. Usahakan selalu menulis hal-hal positif yang bisa mengajak orang lain pada kebaikan. bukan kah
dalam agama islam diajarkan bahwa kehidupan yang singkat ini akan membawa kita pada kebaikan jika kita selalu memberi informasi/nasihat yang positif bagi keluarga/orang dekat dan masyarakat kita.
Dalam istilah social media adalah bagaimana kita menjadi follower orang-orang yang menyebarkan kebaikan dan bagaimana kita memberikan contoh kebaikan kepada follower kita.
Akhir kata, mungkin teman-teman bisa mengikuti @jamilazzaini, @sandiuno,@nukman, @inagibol, @gawtama, @aagym, @yusufmansur, @motivatweet, @pakarseo, @@tangandiatas, @ipphoright dan banyak lagi sebagai insan-insan yang mengontrol dirinya untuk berbuat kebaikan.
Wallahu'alam
Thursday, September 22, 2011
Aku ingin KAU tahu bahwa ku selalu memuja-MU
Juga saat ini...!
Padahal banyak keinginan dan doa-doa yang selalu terucap berulang.
Dan seringkali buruk sangka bertanya kapan dan bagaimana Sang Khalik menjawab doa yang ku panjatkan...
Ampuni dan beri kami petunjuk serta kabulkan doa-doa kami wahai Yang Maha Agung dan Maha Mulia
Wednesday, July 27, 2011
Marhaban Yaa Romadhon
Ya Rohman, ya Rohiim berikanlah kekuatan kepada kami untuk menjalankan dan mepersiapkan ibadah Romadhon yang Engkau berkahi, amin..
Wednesday, July 6, 2011
Keputusan yang Menenangkan
Atas petunjuk dari Yang MAHA Pemberi Petunjuk, ketika berbagai pertimbangan telah ditelaah satu persatu maka keputusan untuk menentukan pilihan saya pertanyakan lagi kepada yang MAHA TAHU.
Alhamdulillah Allah SWT memberikan sinyal tersebut melalui mimpi...
"Dalam satu scenario mimpi yang saya alami, dikondisikan saya menghadapi seseorang yang benar-benar membuat saya jengkel dan ingin melaporkannya kepada pihak kepolisian. Dengan kepala dan hati yang penuh kemarahan saya menyeret orang tersebut ke kantor kepolisian. Namun ditengah perjalanan, saya bertemu dengan Ayah saya yang menyarankan agar memaafkan orang tersebut dan memaafkannya, membiarkannya dia pergi. Subhanallah dalam scenario mimpi tersebut Allah memberikan ketenangan yang luar biasa setelah saya mengikuti nasehat ayah saya tersebut."
Terbangun dari tidur, teringat saya akan nasehat ayah yang pada akhirnya saya ikuti dan membuahkan ketenangan yang luar biasa....
Robbi auji'ni an asy' kuro ni'matakal latii an'amta 'alayya wa'ala waa lidayya...
Wednesday, June 8, 2011
Waktu = Modal
Waktu............
Dalam sebuah firman Allah SWT bersumpah dengan menggunakan kata-kata " Demi Waktu...."
Dilanjutkan pada ayat berikutnya "Sesungguhnya Manusia benar-benar dalam situasi yang merugi..."
Ketika Dzat yang Maha Kuasa mengatakan bahwa manusia -dalam hal ini termasuk "KITA"- selalu dalam situasi rugi, maka bagaimana penjelasan atas pernyataan Dzat yang Maha Bijaksana tersebut???
Pendekatannya mungkin seperti ini:
Jika seseorang memiliki modal untuk berinvestasi, maka orang tersebut akan dikatakan rugi apabila yang dihasilkannya lebih kecil dari modal yang dikeluarkan. orang tersebut juga bisa dikatakan Bangkrut apabila modal yang di-investasikan tidak menghasilkan apapun. Dan bahkan orang tersebut akan dikatakan "Jatuh dan tertimpa tangga pula" jika modal yang di-investasikannya malah membuat dirinya harus membayar hutang atas resiko investasinya.
Ketika waktu dianggap sebagai modal yang dimiliki seseorang yang menggunakan waktu tersebut untuk berbuat keburukan maka sungguh - sangat orang tersebut dalam kondisi yang sangat merugi. Karena apa yang dilakukannya justeru akan mendapatkan balasan siksa akhirat yang waktunya kekal abadi.Perlu diketahui bahwa 1 hari waktu dunia = 1000 tahun waktu diakhirat.
Begitupun bagi mereka yang banyak menggunakan modal waktunya untuk melakukan hal-hal yang "dibolehkan" namun tidak memiliki sedikitpun manfaat. Misalkan saja mereka yang hampir sebagian besar waktunya digunakan untuk "menonton", "bermain","makan","minum" "tidur" dan aktifitas tidak berguna lainnya. Maka sangat pantas sekali kepada mereka ini juga dikatakan orang yang sangat merugi....Mereka ini seperti orang yang menggunakan modal usaha mereka untuk dihamburkan dan hura-hura hingga modal tersebut habis tak bersisa.
Pertanyaannya....
Lalu bagaimana figur manusia yang tidak rugi....??
Dalam lanjutan firman-NYA, "Kecuali mereka yang mengerjakan amal shalih, serta saling nasehat menasehati dalam kebenaran dan kesabaran"....
Modal waktu yang dimiliki seseorang dan digunakan untuk mengerjakan amal shalih maka "profit" dari modal yang dikeluarkan akan lebih besar (Profit>=7000% ). bahkan keuntungan tersebut bisa terus diterima tanpa terputus (sekalipun pemilik modal sudah wafat) jika investasi-nya ditanamkan pada sektor : "Pendidikan anak sholeh", "Perbanyakan Sedekah" dan "penyebaran ilmu yang dimiliki". Point penting dalam investasi nya adalah investasi dengan landasan ke-ikhlasan, investasi yang benar dan dijalankan dalam prinsip kesabaran.
Sekarang, dikembalikan kepada Anda..
Apakah Anda berkeinginan menjadi pemilik modal yang sukses mulia atau pemilik modal yang kehilangan modalnya dan/atau bahkan harus menanggung kerugian melebihi modal yang dimilikinya..?
Semoga Allah Yang Maha Pemberi hidayah, menuntun saya dan Anda untuk menjadi pemilik modal yang sukses mulia, amin.
Wassalamu'alaikum,
Friday, June 3, 2011
Begitu banyak hal yang telah terjadi yang tanpa disadari ternyata terlalu sedikit yang telah saya lakukan untuk merajut kehidupan dimasa depan...
Masa depan itu adalah :
1. Akhirat, masa yang pada akhirnya banyak manusia menyesali diri terhadap apa yang dilakukan saat ini.
Sungguh malu jika berharap surga di masa tersebut, Namun alangkah menakutkannya jika diri harus mencicipi azab Neraka.
2. Masa depan yang lain adalah masa dimana kita membayangkan hal yang berbeda dengan yang saat ini dijalankan. Entah berapa banyak seminar, buku dan motivator yang sudah didengarkan, namun seringkali pertanyaan akan keberanian berhijrah selalu kembali kepada " kapan hal itu dimulai?".
Semoga selalu Hidayah Allah Subhanahu Wa Ta'ala mengiringi langkah dan niat baik kami, amin.
Saturday, April 25, 2009
Si Djoned
Naura : "Mamah idham...mobilku dong bagus, ada AC-nya 2 dibelakang, tapi sekarang sudah ngak ada"
Wak : "Loh kemana? dan sekarang naura naik apa donk? (pura-pura ngak tau) "
Naura :"Sudah dijual sama papaku, sekarang aku jadi naik motor lagi...."
Terharu nggak sih dengar cerita seperti itu. Memang dalam beberapa bulan/tahun terakhir karena kehendak ALLAH yang Maha Pemberi Rizki dan salah satu strategi hidup, kami mencoba untuk mendapatkan tambahan asset melalui jual beli asset yang kami punya. Dari mulai "Jupri-Kijang super tahun 1987", "Juki - Soluna Silver tahun 2000","Jaja-Avanza tahun 2008" dan terakhir "Japra-Innova tahun 2009".


Namun berbeda dengan yang lalu, kepemilikan Jaja dan Japra sudah melibatkan emosi anakku -Naura&Jasmine-yang merasa kehilangan alat transportasi hiburan mereka. Ditambah kesulitan
yang kami hadapi untuk bisa bersama dengan sepeda motor, mendorongku untuk memberi prioritas untuk memiliki kendaraan baru.


Alhamdulillah, atas karunia Allah salah seorang teman memberi informasi adanya kawan yang berniat menjual Corolla lama dengan harga kurang dari 15 juta (malu kalo diungkap detail ach..).
Percaya dengan ucapannya dan Feeling kuat berkata bahwa ini mobil yang aku cari, dengan Bismillah ku hubungi kawan dan mengutarakan hasrat untuk memiliki mobilnya. Akhirnya saat ini mobil tersebut sudah menjadi bagian dari keluarga kami. Karena usia yang tidak jauh dengan usia ku, kami sepakat memberi nama "Djoned-dipanggil DJO-".

"Djoned-Corolla tahun 1977" saat ini telah menjadi kebanggaan kami sekeluarga dan selalu menemani kebersamaanku membentuk keluarga yang sakinah, mawaddah, Rahma", amin ya robbal 'alamin.
Saturday, April 11, 2009
Hidayah Allah SWT

Disarikan dari Kajian Ahad Subuh
Masjid Nuur Ramadhan, Pulo Asem
Oleh : Ust. Salim bin Yahya Qibas
- Nikmat yang harus selalu diminta dan diharapkan oleh seorang hamba kepada Penciptanya adalah Hidayah. orang-orang yang mendapatkan hidayah dari Allah dijuluki "Mereka yang telah Allah Beri Nikmat".
- Tidak ada artinya Harta, Kedudukan, keluarga dan segala isi dunia tanpa rahmat dan hidayah dari Allah Yang Maha Kuasa.
- Hidayah yang telah diberikan akan diminta pertanggungjawaban oleh Allah SWT.
- Allah menyuruh berulang-ulang kepada manusia untuk berharap hidayah karena Iblis selalu berusaha menyesatkan manusia dari jalan Kebenaran. (Al-Qur'an 7: 16-17)
- Iblis akan menyesatkan manusia melalui :
a. Hawa Nafsu melalui banyak cara diantara-nya menyamarkan hal-hal yang bersifat
Syuhat.
b. Syahwat : Kebutuhan akan materi (Al Qur'an 3 : 14)
- Untuk itu Rosulullah SAW mengajarkan doa kepada ummatnya:
1. "Ya Muqallibal Qulub, Sabbit Qalbii ala Diinik"
2. "Ya Musyarifal Qulub, Syarif Qulubana ala Thoatik"
3. "Allohumma Arinal Haqqon haqqo war jukna Attiba'ah, Wa arinal Batila batila war
jukna Ijjtinabah"
- Hidayah itu tidak ditunggu, Hidayah harus dicapai dengan cara :
1. Dengan Ilmu (Al-Qur'an 20 : 114)
2. Dengan Amal yang Istiqomah (Al-Qur'an 2: 2-4)
3. Doa, Nabi mengajarkan Qunut pada setiap witir sholat malam.
Friday, March 20, 2009
Jual Rumah (Home Sweet Home)

Bagi anda keluarga kecil (maksimal 3 anak), kami tawarkan
rumah impian anda dengan konsep Minimalis, Nyaman, aman, BEBAS BANJIR dengan akses dekat kemana-mana (Busway, Arion, Kelapa Gading,dll).
Terletak di Jalan Pulo Asem Utara I. No. 23 A, Jati Rawa Mangun.
* Status : Sertifikat Hak Milik
* Tanah : 85 M2
* Bagunan : 120 M2 (2 lantai)
* Kamar : 2 kamar tidur + 1 kamar Pembantu + 2 kamar mandi
* Listrik : 1.300 Watt
* Lain2 : Garasi + Taman Depan + Taman Belakang
Harga Penawaran : 600 juta saja
Hubungi : Andi Djunaidi -08121055554 atau Ira - 08121065381
Siapa Cepat, dia Dapat.
Tuesday, March 17, 2009
Buat Anak
Jasmine minta diantar ke Toko Buku (TB)Leksika.
Kebetulan kakak Naura sedang ditempat nenek-nya,
cepat-cepat deh, stater "JAPRA" kami antar keTB.
Sabtu, 14 Maret 15.45 :
Sampai TB, baca spanduk Talk Show"Bodoh sekali, bisa Internet
ngak bisa cari Duit" (mohon maaf jika salah), GRATIS,
dan...mulai-nya jam 16.00. Ngak rugi ah kalo liat-liat.
Apalagi ternyata akhirnya ketemu teman kantor yang
memang niat mau ikut talk show tersebut. Makin penasaran
"Siapa sich pembicara-nya ?"
Sabtu, 14 Maret 16.10 :
Talk Show dimulai, dan perkenalan itu datang.
semangat itu muncul, ide dan gagasan menari-nari dikepala,
keinginan hadir dan NIAT itu harus DIMULAI.

Insya Allah akan hadir sesuatu yang saya impikan
"BISMILLAHIRROHMANIRROHIM"
Wednesday, January 14, 2009
Piknik Pegawai Negeri
Setelah 6 tahun lebih menikah, tumben banget datang tawaran
piknik dengan teman-teman kantor isteri.
Wah.. gimana bentuknya ya? kebayang deh kumpul-kumpul yang
kaku (kurang gaul), atau formal banget (ampe mati gaya)
kadang juga kepikir... jangan-jangan piknik yang isinya
cuma jalan-jalan nggak jelas mirip anak kehilangan induknya...
Dus..-astaghfirullah- ternyata apa yang saya rasakan jauh banget
dengan apa yang saya bayangkan. ternyata acara family gathering yang
digabung dengan evaluasi akhir tahun 2008 dan rencana awal tahun 2009
benar-benar dipersiapkan secara profesional.
Didukung dengan pilihan tempat yang menarik (ciwidey bandung), EO yang tau kemauan
peserta dan acara yang pas, ternyata piknik kali ini memberi kesan yang beda banget.
Tapi sayang.... kenangan bagus tersebut harus ditutup dengan perpisahan isteri dengan
teman-teman yang selama 4 bulan baru dikenal. Karena tugas yang lebih menuntut tanggung jawab dan penuh tantangan menanti dari seorang anak bangsa yang baru saja mendapatkan beasiswa negara.
Selamat tinggal bagian pengembangan Dirjen Perbendaharaan, DepKeu RI.
Wednesday, December 31, 2008
2009

Ngerasa adil ngak sich, kalo 2009 M disambut dengan segala persiapan dan
acara, sementara 1430 H koq ngak ada perasaaan apa-apa. Yang ada cuma
pertanyaan "Hari Senin kemarin Libur apa-an yaa?"
Ko
q ya bisa, jalan-jalan kepusat kota, tertawa dan bercanda, lihat kembang api,tiup terompet, bakar sate dan makan-makan, kongkow-kongkow dan banyak
kegiatan lainnya tapi kita lupa Saudara kita sedang menghadapi kegelisahan,
ketakutan, kesedihan ditinggal anak, isteri, suami dan kerabat lainnya.
Ya-Allah, ya Ghofur, ampunilah hambamu ini yang terlena dengan pergantian tahun dan
lupa akan musibah dan cobaan yang menimpa saudaranya.
Berikan lah kekuatan dan bantuan kepada rakyat palestina. Serta berikanlah
petunjuk dan taufiq Mu sehingga kami dapat membantu saudara kami dengan jalan
yang Engkau ridhoi, Amin
Saturday, December 27, 2008
Kemolekan Pantai KUKUP
hampir hilang dari memory. Ditambah debur ombak, suasana pantai
Kukup mengingatkan kembali kenangan masa kecil disekitar pantai
labuan dan pantai serang.
Hampir 2,5 jam perjalanan yogyakarta-wonosari-pantai KUKUP cukup
membuat kami (saya-isteri) dan anak-anak mengucap SUBHANALLAH.
Jalan yang bersih dan mulus, keramahan penduduk dan keindahan
alam-nya mengingatkan kami betapa besar karunia ALLAH SWT kepada
bangsa kita.
"Jaja" - anggota keluarga kami yang baru - cukup memberikan bukti
dia bisa dijadikan salah satu tumpuan harapan kami ketika harus
berlibur ketempat yang menanjak, berkelok, bergelombang, terpencil,
jauh dari kesunyian dan melintasi karang berbatuan. (thanks atas
pengalaman pertama-nya ya JA'.
Insya Allah perjalanan ini menjadi pelajaran bagi Naura&Jasmine dan
pasti-nya untuk kami (orang tuanya) untuk selalu bersyukur kepada
atas nikmat dan kelapangan hati yang dianugerahkan ALAH SWT, amin.
Sunday, December 21, 2008
Duh Mau cari bisnis sampingan nih...
Friday, September 26, 2008
Romadhon
“Astaghfirullah” terucap begitu saja ketika diri-ini sadar bahwa kembali gagal untuk mencoba meraih malam kemuliaan.
Apa yang salah dengan situasi ini. Alarm sudah disetting sejak awal, niat sudah ditanamkan dan pemahaman : tak kurang puluhan Ustadz dan literature sudah mengingatkan. Apalagi yang kurang Ya?
Persiapan!. Persiapan yang tidak hanya bersifat fisik dan individu saja. Yang utama adalah kekuatan niat, dukungan keluarga dan lingkungan yang mampu mendorong diri-ini untuk mendekatkan diri pada-NYA.
Ya Rohman.., Ya Rohim..
Akan pergi bulan kemuliaan, dimana terdapat diantaranya malam yang lebih baik dari seribu bulan. Belum sedikitpun kebaikan yang telah kami lakukan, masih banyak dhuafa yang belum kami perhatikan dan tak ada yatim yang telah kami berikan kasih sayang…
Ya Alloh, Ya Robbi,
Terima amal kami yang sedikit ini dan sampaikan kami menjemput dan mengisi Romadhon tahun depan dengan kualitas iman dan ketaqwaan yang jauh lebih baik, Amin
Saturday, April 14, 2007
Hidup....
Sungguh beruntung manusia yang memahami hal ini, yaitu mereka yang secara sadar mengerti berada diposisi mana dia berada. Dengan kesadarannya mereka selalu ingat bahwa roda kehidupan didunia akan selalu berputar. Terkadang diatas, dimana sering dirasakan betapa mudah dan seringnya kebahagian datang menyapa. terkadang dibawah yang selalu dibayangi oleh kesulitan dan kesusahan.
Kembali....
Manusia yang beruntung adalah manusia yang mengerti posisi-nya saat ini. Perlu kejujuran untuk mengakui ada dimana saya saat ini. Kejujuran yang tidak dibatasi oleh perasaan
tinggi hati, kejujuran yang tidak dikotori oleh pikiran duniawi dan kejujuran yang tidak dipengaruhi oleh nafsu dan dengki hati.
Semoga,
Posisi yang kita rasakan hari ini, memberi bekal untuk hari esok dan menjadi pijakan menuju jalan yang lebih baik di masa saat hidup tak akan ada akhirnya....
Wallahu a'lam

